Articles

Inilah Agama Yang Pasti Benar

In agama, kebenaran agama, agama yang benar, Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Kong Hu Chu, Yahudi, Humanisme, Agnotisisme, Universalisme Tauhid on 27 April by Prof. Idiot Ditandai: ,

Manakah agama yang pasti benar? Dengan kata lain, berdasarkan kriteria agama yang benar, manakah agama yang mendorongku untuk senantiasa bersungguh-sungguh mencari kebenaran? Apakah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Kong Hu Chu, Yahudi, Humanisme, Agnotisisme, Universalisme Tauhid, atau apa?

Untuk lebih memahami jawabanku, engkau perlu menyimak lebih dahulu artikelku terdahulu, “Akhirnya, kutemukan agama yang pasti benar“. Kalau sudah, baiklah. Berikut ini jawabanku terhadap pertanyaan tadi.

Ingat, yang kumaksudkan dengan agama adalah “sistem kepercayaan yang dianut oleh seorang individu sebagai tanggapan terhadap kenyataan bahwa individu tersebut sedang hidup dan akan mati”. Dengan definisi tersebut, pikiran polosku menyatakan bahwa agama yang pasti benar itu bisa lebih dari satu. (Namun, akal telanjangku tidak bisa menyatakan bahwa semua agama pasti benar. Sebab, ada sejumlah agama yang kurang atau tidak mendorongku untuk senantiasa bersungguh-sungguh mencari kebenaran.) Dengan definisi tersebut pula, aku sudah menemukan agama yang mendorongku untuk senantiasa bersungguh-sungguh mencari kebenaran.

agama yang pasti benar

Manakah agama yang mendorongku untuk senantiasa bersungguh-sungguh mencari kebenaran? Apakah sama dengan agama yang telah kuanut selama ini?
Selama ini, “agama” yang tertulis di KTP-ku adalah Islam. Namun, karena agama kita bersifat individual sebagaimana yang telah kujelaskan di artikel terdahulu, keislamanku tidaklah sama persis dengan keislaman kebanyakan orang-orang Islam lainnya. Menurut akal telanjangku, agamaku sekarang sangat dekat dengan agamanya Ustadz Yunahar Ilyas dan Buya Syafi’i Ma’arif. Keduanya adalah tokoh Muhammadiyah yang berpengaruh besar terhadap diriku untuk senantiasa bersungguh-sungguh mencari kebenaran. (Lihat pandangan Yunahar Ilyas di “Wajibkah …” dan Syafi’i Ma’arif di “Maarif Institute“.)

Sungguhpun demikian, mungkin saja sistem kepercayaanku sekarang sangat dekat pula dengan sistem kepercayaan sejumlah muslim lainnya, terutama dari kalangan ‘Muslim Moderat‘. Bahkan, mungkin pula sistem kepercayaanku saat ini dekat juga dengan sistem kepercayaan non-Muslim tertentu, misalnya: Kristen Tauhid. Malah menurut sebuah kuis mengenai agama apakah yang sebenarnya kita anut, agama yang sistem kepercayaannya paling dekat dengan agamaku bukanlah Islam, melainkan Universalisme Tauhid (UT). (Dibandingkan dengan para pemeluk agama lain, tampaknya para pemeluk agama UT inilah yang paling dahsyat dalam mendorongku untuk senantiasa bersungguh-sungguh mencari kebenaran.)

Apakah kita bisa menganut agama lebih dari satu?
Ya dan tidak. Bila kita belum menemukan agama yang benar sesuai dengan kriteria agama yang benar, padahal kita sudah bersungguh-sungguh mencarinya, maka kita belum perlu beragama. Kalau yang memenuhi kriteria itu barulah satu agama saja, maka cukup satu itu dulu saja agama kita. Namun jika kita jumpai bahwa agama yang benar itu lebih dari satu, maka kita pun bisa menganut agama lebih dari satu. Jadi, kuncinya adalah kriteria agama yang benar.

Bagaimana dengan diriku sendiri? Bisakah aku menganut agama lebih dari satu?
Dengan definisi agama sebagaimana tersebut di atas, yaitu bahwa agama itu bersifat individual, maka pikiran polosku menyatakan bahwa aku bisa menganut agama lebih dari satu. Aku dapat menganut sekaligus agama Islam ala Yunahar Ilyas, agama Universalisme Tauhid ala diriku sendiri, agama Islam ala Syafi’i Ma’arif, dan agama-agama lainnya, asalkan memenuhi kriteria agama yang benar.

Begitulah pikiran polos dari akal telanjangku mengenai agamaku yang pasti benar. Bagaimana dengan agamamu menurut dirimu sendiri?

Iklan

63 Tanggapan to “Inilah Agama Yang Pasti Benar”

  1. Kunjungi situs yg diperuntukan bagi siapa saja yg ingin tahu kebenaran jw.Org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s